KONSELING PSIKOANALISIS PDF

Latar Belakang Masalah Berbagai masalah yang dimiliki manusia khususnya secara psikis, tentu saja memiliki penyelesaian yang berbeda-beda. Untuk menyelesaikannya pun memerlukan ketepatan dalam mengambil teknik yang digunakan seorang konselor atau psikolog. Namun puluhan bahkan ratusan teknik tidak mungkin digunakan semua secara sekaligus. Maka sangat diperlukannya penentuan teknik yang akan dipakai.

Author:Dirr Bragrel
Country:Central African Republic
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):5 October 2007
Pages:61
PDF File Size:5.95 Mb
ePub File Size:13.87 Mb
ISBN:248-5-17184-367-8
Downloads:7376
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tygojind



Latar Belakang Masalah Berbagai masalah yang dimiliki manusia khususnya secara psikis, tentu saja memiliki penyelesaian yang berbeda-beda. Untuk menyelesaikannya pun memerlukan ketepatan dalam mengambil teknik yang digunakan seorang konselor atau psikolog. Namun puluhan bahkan ratusan teknik tidak mungkin digunakan semua secara sekaligus.

Maka sangat diperlukannya penentuan teknik yang akan dipakai. Teknik itu merupakan salah-satu cara konselor atau psikolog dalam melakukan proses pendekatan terhadap pihak klien berdasarkan sikap, masalah yang dihadapi, dan berbagai hal lainnya yang harus dipahami para konselor atau psikolog secara teori untuk kemudian dipraktekkan di lapangan. Dalam pemecahan masalah yang berhubungan dengan psikologis, ada banyak pendekatan-pendekatan yang berguna untuk keselarasan problem solving yang akan diberikan seorang konselor atau psikolog dalam membantu kliennya.

Pendekatan konseling merupakan teori yang mendasari sesuatu kegiatan dan praktik konseling. Pendekatan itu dirasakan penting karena jika kita mempunyai pemahaman berbagai pendekatan atau teori-teori konseling, maka akan memudahkan kita dalam menentukan arah proses konseling.

Masing-masing teori tentu saja dikemukakan oleh ahli yang berbeda sehingga penerapan dari pendekatan yang digunakan juga akan terlihat berbeda. Dalam makalah ini, hanya akan diuraikan tentang pendekatan psikoanalisis secara lebih mendetail. Psikoanalisis sebagai teori pertama yang muncul dalam psikologi khususnya yang berhubungan dengan gangguan kepribadian. Rumusan Masalah 1. Bagaimana konsep dasar konseling psikoanalisis?

Bagaimana pandangan psikoanalisis tentang kepribadian manusia? Bagaimana teknik konseling psikoanalisis? Apa kelebihan dan kekurangan pada konseling psikoanalisis?

Bagaimana penerapan dan contoh kasus teori psikoanalisis dewasa ini? Tujuan Pembahasan 1. Memahami konsep dasar konseling psikoanalisis. Memahami pandangan psikoanalisis tentang kepribadian manusia. Memahami teknik-teknik konseling psikoanalisis. Mengetahui kelebihan dan kekurangan pada konseling psikoanalisis. Memahami penerapan dan contoh kasus teori psikoanalisis dewasa ini.

Konsep Dasar Konseling Psikoanalisis 1. Pengertian Konseling Psikoanalisis Psikoanalisis merupakan salah satu mazhab psikologi yang diperkenalkan oleh Sigmund Freud sebagai tokoh utama yang mengembangkan teori ini.

Psikoanalisis merupakan suatu metode penyembuhan yang bersifat psikologis dengan cara-cara fisik. Menurut Eldido Psikoanalisis merupakan suatu pandangan baru tentang manusia, dimana ketidaksadaran memainkan peran sentral. Psikoanalisis ditemukan dalam usaha untuk menyembuhkan pasien-pasien histeria.

Baru kemudian menarik kesimpulan-kesimpulan teoritis dari penemuannya di bidang praktis. Dari hasil penelitian yang dilakukannya kemudian lahir asumsi-asumsi tentang perilaku manusia. Corey mengatakan bahwa psikoanalisis merupakan teori pertama yang muncul dalam psikologi khususnya yang berhubungan dengan gangguan kepribadian dan perilaku neurotik, kemudian disusul oleh behaviorisme dan humanitis.

Pada kemunculannya, teori Freud ini banyak mengundang kontroversi, eksplorasi, penelitian dan dijadikan landasan berpijak bagi aliran lain yang muncul kemudian. Mulanya Freud menggunakan teknik hipnosis untuk menangani pasiennya. Tetapi teknik ini ternyata tidak dapat digunakan pada semua pasien. Dalam perkembangannya, Freud menggunakan teknik asosiasi bebas free association yang kemudian menjadi dasar dari psikoanalisis.

Teknik ini ditemukan ketika Freud melihat beberapa pasiennya tidak dapat dihipnotis atau tidak memberi tanggapan terhadap sugesti atau pertanyaan yang mengungkap permasalahan klien. Selanjutnya, Freud mengembangkan lagi teknik baru yang dikenal sebagai analisis mimpi.

Menurut Willis, pengertian psikoanalisis meliputi tiga aspek penting yaitu : 1. Sebagai metode penelitian proses-proses psikis 2. Teknik untuk mengobati gangguan-gangguan psikis 3. Sebagai teori kepribadian [3] Letak keunggulan psikoanalisis dalam konseling menurut Freud adalah sangat efektif untuk menyembuhkan klien atau pasien yang histeria, cemas, obsesi neurosis. Namun demikian kasus-kasus sehari-hari dapat juga digunakan pendekatan psikoanalisis ini untuk mengatasinya.

Sejarah Perkembangan Konseling Psikoanalisis Membahas tentang perkembangan konseling psikoanalisis, maka tidak lepas dari sosok yang memperkenalkannya pertama kali, Sigmund Freud.

Sigmund Freud adalah seorang psikolog yang berasal dari kota Wina, Austria. Freud dilahirkan dari kandungan seorang ibu yang bernama Amalia yaitu seorang yang cantik, tegas, masih muda, dau puluh tahun lebih muda dari suaminya dan merupakan istri ketiga dari ayahnya Jacob Freud. Freud lahir tepatnya pada tanggal 6 Mei di Freigery sebuah kota kecil yang didominasi penduduk asli Muravia [5] , yang sekarang ini lebih dikenal dengan sebutan Pribar, Cekoslowakia, Austria.

Ia meninggal di London pada tanggal 23 September Selama hampir 80 tahun Freud tinggal di Wina dan baru meninggalkan kota ketika Nazi menaklukkan Austria. Saat itu adalah masa-masa awal dimulainya era liberal pada kekaisaran Hapsburg. Kaum Yahudi baru saja terbebas dari pajak-pajak yang memberatkan serta berbagai pembatasan menghina seperti tentang hak-hak kepemilikan mereka, pilihan-pilihan karer, praktek-praktek keagamaan yang dianut.

Kemerdekaan ini kemudian membawa harapan-harapan realistis pada bidang perkembangan taraf ekonomi, partisipasi politik serta menjadi ukuran baru bagi standar penerimaan sosial. Sebagai anak pertama dan kesayangan keluarga, dia difasilitasi kamar pribadi oleh orang tuanya. Dia memperlihatkan bakat-bakat yang luar biasa semenjak hari pertama sekolahnya dan disekolah lanjutan disebut Gymnasium: sekolah lanjutan swasta sebelum masuk perguruan tinggi , dia selalu berada di peringkat pertama dari tahun ke tahun.

Beberapa tahun lamanya ia mengadakan riset mengenai kokaine, sejenis obat bius Pada tahun ia menikah dengan Martha Bernays dan karena alasan ekonomis ia mengurangi riset ilmiah dan membuka praktek sebagai dokter saraf. Namun, ia meneruskan penelitian dibidang neurologi. Setelah itu ia berkunjung di Berlin dan menulis beberapa karangan penting tentang cacat otak pada anak-anak.

Dan Freud telah menghabiskan waktu hidupnya di Wina dan kemudian pindah ke London menjelang akhir karirnya. Istilah ini diciptakan Frued sendiri dan muncul pertama kalinya pada tahun Menurut Frued psikonalisa merupakan suatu pandangan baru tentang manusia, dimana ketidaksadaraan memainkan peranan sentral. Tetapi perlu dicatat pengunaan klinis psikoanalisa tidak merupakan perkembangan yang lebih lanjut dikemudian hari.

Frued tidak memulai dengan menyusun suatu ajaran. Teori psikonalisa lahir dari praktek dan tidak sebaliknya. Psikoanalisa ditemukan dalam usaha menyembuhkan pasien-pasien histeris.

Baru kemudian Frued menarik kesimpulan-kesimpulan teoritis dari penemuannya dibidang praktis. Frued sendiri beberapa kali menjelaskan arti istiah psikoanalisa, tetapi cara menjelaskannya tidak selalu sama. Salah satu cara yang terkenal adalah cara yang ada pada tahun Cara ini terdapat di dalam suatu artikel yang ditulis sendiri oleh Frued dalam sebuah kamus ilmiah Jerman. Disitu ia membedakan tiga arti psikonalisa. Kedua, istilah ini menunjukkan juga suatu teknik untuk mengobati gangguan-gangguan psikis yang dialami pasien-pasien Neurotis.

Teknik ini bertumpu pada metode penelitian tadi. Ketiga, istilah yang sama dipakai pula dalam arti yang lebih luas lagi untuk menunjukkan seluruh pengetahuan psikologis yang diperoleh melalui teknik metode dan teknik tersebut di atas. Pandangan Psikoanalisis Tentang Kepribadian Manusia 1.

Topografi Kepribadian Teori topografi merupakan teori psikoanalisis yang menjelaskan tentang kepribadian manusia yang terdiri dari sub-subsistem. Bagi Freud kepribadian itu berhubungan dengan alam kesadaran awareness. Alam kesadaran terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu a.

Alam bawah sadar menyimpan semua ingatan atas peristiwa-peristiwa tertentu yang telah direpresi individu. Alam bawah sadar juga menyimpan ingatan tentang keinginan yang tidak tercapai oleh individu.

Struktur Kepribadian Freud beranggapan bahwa kepribadian manusia tersusun secara struktural. Dalam dunia kesadaran awareness individu terdapat pula subsistem struktur kepribadian yang berinteraksi secara dinamis, antara lain: a.

Id, merupakan subsistem kepribadian yang asli, yang dimiliki individu sejak lahir. Id bersifat primitif dan bekerja pada prinsip kesenangan. Id berperan sebagai sumber libido atau tenaga hidup dan energi serta merupakan sumber dari dorongan dan keinginan dasar untuk hidup dan mati. Ego, berbeda dengan id yang bekerja hanya untuk memuaskan kebutuhan naluriah, ego bertindak sebaliknya.

Ego berperan menghadapi realitas hidup dan berasal dari kebudayaan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Prinsip kerjanya selalu bertentangan dengan id. Superego, terbentuk dari nilai-nilai yang terdapat dalam keluarga dan masyarakat yang dipelajari di sepanjang tahun-tahun pertama hidup manusia. Superego bekerja berdasarkan prinsip moral yang orientasinya bukan kesenangan tetapi pada kesempurnaan kepribadian. Perkembangan Kepribadian Secara genetis perkembangan kepribadian berkembang melalui beberapa tahap, yaitu tahap oral, anal, falik, laten dan genital.

Freud mengemukakan bahwa tahapan perkembangan ini sangat penting terutama bagi pembentukan kepribadian di kemudian hari. Fase oral, terjadi sejak lahir hingga akhir tahun pertama. Pada fase ini anak berkembang berdasarkan pengalaman kenikmatan erotik pada daerah mulut. Anak yang tidak mendapat kasih sayang dari ibu dan kepuasan dalam makan serta minum akan menghambat perkembangan kepribadiannya. Fase anal, terjadi mulai usia dua sampai akhir tahun ketiga.

Perkembangan anak pada fase ini berpusat pada kenikmatan pada daerah anus. Selama fase ini, peran latihan buang air toilet training sangat penting untuk belajar disiplin dan moral. Fase falik, berkembang mulai usia empat hingga lima tahun. Pusat kenikmatan berpusat pada alat kelamin. Istilah yang kerap muncul pada fase ini adalah Oedipus complex ketertarikan seksual pada sosok ibu pada anak laki-laki dan electra complex ketertarikan seksual pada sosok ayah pada anak perempuan.

AUTOHELM ST7000 MANUAL FILETYPE PDF

Teori Psikoanalisis klasik Menurut Sigmund Freud

Selain itu, psikoanalisis tidak lahir dari penelitian akademis, sebagaimana sistem-sistem lain, namun merupakan produk konsekuensi terapan praktik klinis. Penyusunan obeservasi yang dilakukan freud bertujuan untuk menyusun berbagai pendekatan-pendekatan terapi yang sangat dibutuhkan. Formulasi-formulasi inilah yang diperluas ke teori psikodinamika perkembangan kepribadian yang bergantung pada pengurangan ketegangan Psikoanalisa merupakan suatu metode penyembuhan yang bersifat psikologis dengan cara-cara fisik. Bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan, terutama dari aspek psikologi yang dilakukan oleh seorang ahli kepada siswa-siswa peserta didik dalam memahami dirinya, dan menghubungkan dengan lingkungannya, serta memilih, menentukan, dan menyusun rencana sesuai dengan konsep diri yang dituntut lingkungan berdasarkan norma-norma yang berlaku.

CYCLECRAFT JOHN FRANKLIN PDF

Menurut Freud, kepribadian seseorang mengalami perkembangan dalam tiga tahapan fase : 1. Fase Infatile Tahapan ini berlangsung sejak anak lahir hingga berusia 5 tahun. Naluri seks menjadi hal yang utama dalam pembentukan kepribadian anak tersebut. Pada range usia ini, Freud mengklasifikasikan fase infantil menjadi tiga fase lagi, yaitu : Fase Oral tahun Seseorang akan mendapatkan kesenangan melalui segala sesuatu yang masuk melalui mulutnya. Contohnya adalah, aktivitas makan, minum dan menghisap jari.

ANTHONY ALAYON PDF

Dimungkinkan ego selalu mengikuti dorongan — dorongannya dan mengabaikan tuntutan moral atau ego selalu mempertahankan kata hatinya menyalurkan keinginan atau kebutuhan dan juga proses belajar yang tidak benar pada masa kanak — kanak. Ketidaksesuaian dan ketidakefektifan antara kerja id, ego, dan super ego 2. Proses belajar pada masa kanak — kanak yang tidak sesuai atau tidak benar Akibat dari ketidakefektifan kerja id ego, dan super ego akan menimbulkan kecemasan pada diri individu, karena mungkin ada yang direpresi, dan yang direpresi itu setiap kali ingin muncul kedalam kesadaran. Proses belajar pada masa kanak — kanak atau yang tidak benar, misalnya anak terlalu banyak mendapat tekanan atau diindoktrinasi dengan nilai — nilai yang amat kaku, dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian, karena hal demikian konflik — konflik dalam diri sendiri Taufik, Selanjutnya Hansen dalam Taufik, 36 menjelaskan bahwa hakekat dari neurosis itu terletak pada awal dan mekanisme pertahanan diri yang dipakai untuk menahan dari ketegangan, terhadap perkembangan seksual dan tingkah laku yang agresif. Taufik 36 mengatakan bahwa orang yang terlalu banyak menggunakan mekaisme pertahanan diri dalam kehidupannya tergolong memiliki kepribadian abnormal salah suai.

ACIM WORKBOOK PDF

Pendekatan Psikoanalitik Salah satu aliran utama dalam sejarah psikologi adalah teori psikoanalitik Sigmund Freud. Psikoanalisis adalah sebuah model perkembangan kepribadian, filsafat tentang sifat manusia, dan metode psikoterapi. Secara historis psikoanalisis adalah aliran pertama dari tiga aliran utama psikologi. Yang kedua adalah behaviorisme, sedangkan yang ketiga atau disebut juga kekuatan ketiga adalah psikologi eksistensialisme-humanistik.

Related Articles